Ayam Sakti, Empat Hari Disembelih Sampai Urat Putus Tetap Hidup

Diposkan oleh admin on Jumat, 04 Februari 2011

Ayam Sakti, Empat Hari Disembelih Sampai Urat Putus Tetap Hidup - Afriadi, warga Semerah, Kecamatan Sitinjau Laut, bingung. Sudah empat hari ayamnya dipotong, tidak juga kunjung mati. Keanehan itu membuat sejumlah dokter hewan berkunjung ke rumahnya. Walhasil, dokter hewan pun juga dibuat bingung. Ayam jantan yang baru berusia delapan bulan tersebut, dipotong oleh mertuanya pada Minggu (30/1/2011). Pasalnya di daerah itu, warga panik karena semakin mewabahnya virus flu burung.

Rencanannya setelah disembelih, ayam jantannya itu akan dinikmati bersama keluarga. Namun setelah disembelih, ayam tersebut langsung berkeliaran mencari makanan. “Kami sedikit terkejut melihat peristiwa tersebut. Biasanya kalau sudah dipotong ayam langsung rebah dan terlihat meronta kesakitan, namun anehnya ayam ini malah langsung pergi mencari makan,” ujar Afriadi, saat dikonfirmasi, kemarin.


Meski lehernya sudah terbuka sebagian usai disembelih, sudah empat hari ayam ini tak mau mati. Malah masih makan. Tribun Jambi/Edi Januar


Anehnya lagi, setelah empat hari disembelih ayam tersebut tetap hidup dan sehat. Meskipun makanan yang ia makan tidak langsung masuk ke tubuhnya, karena saluran makanannya sudah putus. “Kalau secara syariat syarat-syarat memotong hewan sudah kami ikuti, seharusnya ayam tersebut sudah mati, namun ditunggu-tunggu sampai saat ini belum mati juga, sehingga kami merasa menyesal menyembelih ayam tersebut,” katanya.

Afriadi juga menjelaskan, sudah pernah mencoba menyambung saluran makananan yang sudah dipotong tersebut, agar makanan yang dimakan ayamnya tidak keluar. Namun idenya tersebut tidak bisa, karena meskipun dipasang selang makanan ayamnya tetap saja keluar. “Saya juga pernah terpikir untuk menjahit kembali leher ayam tersebut, namun tentunya butuh biaya yang cukup besar. Kalau sekarang serba salah, mau dibiarkan hidup kasihan, tapi kalau dibunuh tidak tahu dengan cara apa lagi,” jelasnya.



{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Search

Memuat...