Cara Aman Memencet Jerawat Agar Tidak Berbekas

Diposting oleh admin on Sabtu, 26 Maret 2011

img
foto: Thinkstock
Jakarta, Jerawat tidak boleh dipencet karena bisa memicu infeksi maupun bekas luka yang mengganggu penampilan. Namun orang sering merasa gemas, tidak tahan untuk tidak memencet bintik jerawat di wajahnya. Adakah cara aman agar tidak infeksi?

Agar tidak menyebabkan infeksi maupun bekas luka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memencet jerawat. Di antaranya seperti dikutip dari Stumblerz, Jumat (25/3/2011), adalah sebagai berikut.

1. Pastikan jerawat yang dipencet adalah jerawat matang, yang sudah muncul butiran putihnya.

2. Pastikan juga jerawat tersebut tidak bernanah, yang artinya sedang mengalami infeksi atau radang cukup parah.

3. Bersihkan kuku dan jari tangan dengan alkohol sebelum memencet jerawat. Ulangi setiap akan berpindah dari jerawat yang satu ke jerawat yang lain.

4. Jika ada, gunakan sarung tangan lateks yang steril untuk mengurangi kontak langsung antara jari tangan dengan kulit wajah.

Perlu diingat, langkah-langkah di atas bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Bagaimanapun memencet jerawat harus dihindari sebisa mungkin, meski bagi sebagian orang jerawat terlalu menggemaskan untuk tidak dipencet.

Langkah paling aman untuk menyembuhkan jerawat adalah dengan memberikan obat yang sesuai. Menurut dr Susie Rendra, SpKK dalam konsultasi kesehatan detikHealth, jerawat yang tidak diobati atau dibiarkan sembuh sendiri juga bisa meninggalkan bekas yang kelihatan.

Sementara itu untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan seperti dikutip dari Buzzle berikut ini.

1. Bubuk kayu cendana yang dibuat pasta
Bubuk kayu cendana dapat bekerja secara ajaib untuk menutupi pori-pori kulit yang besar bekas jerawat. Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman, lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Pemakaian yang rutin akan mendapatkan hasil yang bagus.

2. Bubuk kayu cendana yang dicampur dengan air mawar
Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Tapi jika kulit menjadi kering, cobalah ditambahkan susu dalam ramuan bubuk cendana itu dan gunakan hanya beberapa jam saja tak perlu semalaman.

3. Pori-pori kulit sehabis jerawatan biasanya membesar, untuk mengencangkannya bisa diusap-usap dengan es batu di wajah selama 15 menit.

4. Menggosok-gosokkan kulit bagian dalam timun atau tomat ke wajah adalah cara lain menghilangkan bekas jerawat. Biarkan selama 15 menit lalu bilas dengan air bersih. Tomat tidak hanya mengecikan pori-pori tapi juga menghilangkan komedo dan cocok untuk pengobatan kulit berminyak.

Selengkapnya → Cara Aman Memencet Jerawat Agar Tidak Berbekas

Anak Kena Radang Tenggorokan Berkali-kali Waspadai Jantung Rusak

Diposting oleh admin

img

Jakarta, Anak-anak kadang seringkali mengalami radang tenggorokan dan demam. Tapi kondisi ini sebaiknya jangan diabaikan, karena jika infeksi terus berulang bisa menyebabkan gangguan di jantung.

"Jika anak mengalami sakit panas, susah nelan, sakit radang tenggorokan sebaiknya jangan dianggap biasa. Karena infeksi berulang yang disebabkan oleh Streptococcus beta hemolyticus group A bisa menyebabkan penyakit jantung reumatik pada anak," ujar dr Poppy S Roebiono, SpJP yang juga dokter jantung anak dalam acara konferensi pers ASMIHA (Annual Scientific Meeting Indonesian Heart Association) ke 20 di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (25/3/211).

Penyakit jantung reumatik (PJR) dalam bahasa medis dikenal dengan Rheumatic Heart Disease (RHD) adalah suatu kondisi yang mana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran. Permasalahan penyakit jantung reumatik ini biasanya banyak menimpa anak-anak dengan sosial ekonomi rendah.

Masalah yang bisa timbul pada penyakit jantung reumatik ini adalah katup mengalami penyempitan sehingga aliran darah menurun, kebocoran pada katup yang memungkinkan darah mengalir ke arah yang salah atau kerusakan otot jantung sehingga fungsi pemompaan darah menjadi terganggu.

dr Poppy menuturkan jika anak terkena infeksi Streptococcus beta hemolyticus group A maka tubuh akan memberikan perlawanan untuk menghilangkan racun yang dikeluarkan oleh si kuman. Jika infeksi tersebut sering terjadi atau berulang maka racun ini bisa menyebabkan katup jantung rusak atau mengalami peradangan.

"Kejadian ini biasanya menyerang anak-anak pada usia 5-15 tahun, meskipun ada juga yang terjadi pada anak di bawah usia 4 tahun tapi jumlahnya sangat sedikit," ujar dr Poppy.

dr Poppy menambahkan, awalnya katup jantung mungkin hanya merah saja, lalu berkembang menjadi seperti berkoreng dan lama-kelamaan bisa menyebabkan kerusakan atau kebocoran pada katup sehingga harus diganti.

Untuk menanganinya harus dilakukan operasi pembedahan untuk mengganti katup yang rusak, pada masalah katup tertentu bisa diatasi dengan menggunakan teknik kateter tapi hal ini masih sulit dilakukan.

"Jika anak mengalami radang tenggorokan sebaiknya beri perawatan, misalnya dengan memberikan antibiotik dan mencegah infeksi berulang," ujar dr Poppy yang berpraktek di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.
Selengkapnya → Anak Kena Radang Tenggorokan Berkali-kali Waspadai Jantung Rusak

Suami Istri Terkena Kanker Payudara

Diposting oleh admin on Kamis, 24 Maret 2011

img

Newcastle, Inggris, Kanker payudara memang lebih banyak mengancam wanita, tapi pria pun bisa terkena kanker ini. Sepasang suami istri harus mengalami nasib terkena kanker payudara.

Ann Cross, wanita usia 60 tahun asal Newcastle, Inggris, didiagnosa dengan kanker payudara pada tahun 2000 dan harus menjalani serangkaian program pengobatan.

Tahun 2010, Ann dan suaminya Paul Cross (63 tahun), terkejut ketika Paul menemukan benjolan di dada dan ketika diperiksa ternyata dokter juga mendiagnosanya dengan kanker payudara.

"Ini menjadi kejutan besar ketika saya harus didiagnosa menderita kanker payudara, tetapi yang lebih besar lagi ketika suami saya juga harus menderita sakit yang sama," jelas Ann, yang kini harus menjalani serangkaian program pengobatan bersama suaminya di Breast Cancer Care di Newcastle pada hari Minggu, seperti dilansir BBC News, Kamis (24/3/2011).

Paul mengatakan ketika ia menemukan benjolan di dadanya, ia langsung menduga itu adalah kanker karena ia telah mengenal orang lain yang mengalami penyakit tersebut.

"Saat mandi pada suatu hari, saya merasa ada benjolan kecil di dada saya, lalu saya periksa dengan jari saya, itu ukurannya sekitar sebesar kacang polong," jelas Paul.

Setelah beberapa minggu didiagnosa, Paul menjalani mastektomi (pengangkatan payudara) dan mengatakan bahwa sang istri memberinya banyak dukungan, karena ia pernah menjalani operasi yang sama sebelumnya.

"Ann menceritakan pada saya beberapa hal yang mungkin saya rasakan setelah menjalani operasi (pengangkatan payudara) ini," jelas Paul.

Selain menjalani mastektomi, Ann juga menjalani pengobatan kemoterapi dan radioterapi, tetapi suaminya tidak menjalani pengobatan tersebut.

Meski mendapat cobaan berat, pasangan suami istri ini mengaku mereka tidak marah dengan apa yang terjadi padanya. Mereka bahkan mengatakan ingin meningkatkan kesadaran orang-orang terhadap kanker payudara.

"Kami ingin meningkatkan kesadaran (tentang kanker payudara) dan memberi dukungan (kepada penderita kanker payudara), karena kami telah mendapatkan dukungan dan perawatan yang luar biasa. Ini semacam cara mengucapkan 'terima kasih'," tutup Ann dan Paul.

Kanker payudara tidak hanya dialami wanita, pria juga memiliki jaringan payudara yang dapat mengalami kanker. Kanker payudara pada pria paling umum menyerang laki-laki usia 60-70 tahun.

Meskipun kanker payudara pria dan kanker payudara pada wanita mirip, perbedaan penting seperti terletak pada ukuran payudara dan kesadaran mempengaruhi diagnosis dini dan kelangsungan hidup dalam kasus kanker payudara pria.

Tanda yang paling umum untuk kanker payudara pria dan wanita adalah suatu benjolan atau penebalan pada payudara. Seringkali benjolan tidak menimbulkan rasa sakit.

Gejala kanker payudara pria antara lain, seperti dilansir Mayoclinic:
  1. Kulit dimpling atau kerutan
  2. Pengembangan lekukan baru pada puting
  3. Perubahan pada kulit puting payudara, seperti kemerahan.

Beberapa faktor risiko kanker payudara pada pria meliputi hal-hal sebagai berikut:
  1. Genetik
  2. Kelebihan berat badan
  3. Esterogen berlebih
  4. Payudara berukuran besar
  5. Memiliki kelainan genetik langka seperti Klinefelter syndrome

Mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker payudara dapat membantu menyelamatkan hidup. Semakin awal penyakit ini ditemukan, semakin banyak pilihan pengobatan dan kesempatan yang lebih baik.

Selengkapnya → Suami Istri Terkena Kanker Payudara

Ditemukan, Teknik Baru untuk Penanganan Kanker Paru

Diposting oleh admin

img

Manchester, Inggris, Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang susah disembuhkan. Kini sebuah teknik baru yang sederhana bisa membantu meningkatkan diagnosis dan pilihan perawatan bagi pasien kanker paru.

Teknik ini melibatkan perhitungan jumlah sel tumor dalam sampel darah yang diambil sebelum dan sesudah pasien melakukan kemoterapi.

Dengan teknik ini memungkinkan bagi dokter untuk mengetahui seberapa baik respons pasien terhadap pengobatan yang diberikan.

Selain itu juga mencerminkan peningkatan dalam menentukan tes diagnosis yang saat ini masih berupa invasif dan hanya dapat dilakukan sekali.

Selama ini untuk menentukan diagnosis kanker paru melalui satu prosedur yang disebut dengan bronchoscopy, yaitu mengambil sampel jaringan dari saluran udara dengan menggunakan jarum.

"Kanker paru-paru adalah penyebab kematian utama akibat kanker di Inggris dan kami sangat membutuhkan pengobatan yang baru untuk penyakit ini," ujar Dr Lesley Walker, direktur informasi dari Cancer Research UK, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (24/3/2011).

Dr Walker menuturkan hal yang baru dan menarik dari teknik ini adalah dapat mendeteksi serta menghitung sel-sel tumor yang beredar melalui darah sehingga menunjukkan adanya kemajuan dalam penanganan penyakit ini.

Dalam laporan yang baru dipublikasikan Journal of Clinical Oncology, peneliti menjelaskan bagaimana mempelajari jumlah sel tumor yang beredar (circulating tumour cells/CTCs) pada 101 pasien kanker paru sebelum dan setelah melakukan satu siklus kemoterapi.

Tim peneliti percaya bahwa dengan menghitung CTCs maka dokter bisa memonitor seberapa baik pasien merespons kemoterapi yang dilakukan. Jika diketahui jumlah selnya meningkat maka akan diberikan perawatan berbeda yang mungkin bisa merespons lebih baik.

"Penelitian kami menunjukkan cara baru untuk memantau bagaimana respons dari pengobatan dan menentukan seberapa agresif hal tersebut. Sekarang kita perlu mengujinya dalam skala besar dan jika sudah dikonfirmasi hasilnya maka bisa menjadi potensi perawatan dan pengobatan penyakit ini dengan menyesuaikan pada kondisi pasien," ujar Dr Fiona Blackhall, penulis studi dan dokter kanker paru di The Christie Cancer Centre, Manchester.

Diharapkan dengan mengembangkan teknik sederhana ini bisa menjadi terobosan masa depan dalam memahami bagaimana penyakit kanker paru-paru berkembang, hal ini karena melibatkan jumlah dari sel tumor yang ada di dalam tubuh pasien.
Selengkapnya → Ditemukan, Teknik Baru untuk Penanganan Kanker Paru

Jika Sudah 'Kenal', Perempuan Lebih Mudah Kecanduan Kokain

Diposting oleh admin

img

Jakarta, Pecandu kokain sangat sulit berhenti dari jeratan obat terlarang tersebut karena kandungannya yang begitu bikin ketagihan. Tapi tahukah Anda bahwa perempuan lebih mudah kecanduan kokain ketimbang laki-laki?

Sebuah studi yang telah dipublikasikan pada jurnal Biology of Sex Differences menunjukkan bahwa perempuan dapat mengembangkan kecanduan kokain lebih kuat daripada laki-laki.

Lingkungan sangat berpengaruh pada orang yang kecanduan kokain, maka itu jika sudah 'kenal' dengan barang-barang seperti itu, perempuan akan terlibat lebih dalam ketimbang laki-laki.

Perempuan dapat menggunakan kokain lebih dulu dan melalui tahapan kecanduan lebih cepat. Perempuan juga lebih terpengaruh oleh efek candu kokain, sehingga menggunakannya lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Yang menjadi penyebab adalah adanya hormon estrogen dalam tubuh perempuan, seperti dilansir Medindia, Kamis (24/3/2011).

Dijelaskan di dalam jurnal tersebut bahwa hormon perempuan tersebut dapat menunjukkan beberapa efek, seperti merasakan kesenangan yang luar biasa ketika menghisap kokain saat kadar estradiol (hormon seks sebagai indikator kesuburan perempuan) meningkat selama siklus menstruasi.

Hal ini karena adanya perbedaan neurobiological pada otak. Beberapa bagian otak diketahui sensitif atau peka terhadap kadar estradiol pada perempuan. Aktivasi reseptor estrogen juga mempengaruhi neuron corticotropin releasing hormone (CRH) atau hormon yang berpengaruh terhadap respons stres) di bagian hypothalamic paraventricular nucleus (PVN), sehingga menambahkan efek candu terhadap kokain.

Kokain merupakan salah satu obat-obatan terlarang yang dapat menyebabkan kecanduan parah. Penggunaan kokain dapat dilakukan dengan dirokok, diendus atau disuntikkan langsung ke dalam darah.

Kokain dapat merangsang sistem saraf dan membuat penggunanya mengalami euforia.

Efek candu kokain yang kuat memaksa penggunanya untuk menggunakan obat terlarang tersebut berulang kali. Bila keinginan menghisap kokain tidak terpenuhi, pecandu biasanya akan mengalami gejala withdrawal (efek penarikan atau sakau).

Selain kecanduan, penggunaan kokain dengan cara disuntikkan juga dapat menyebarkan penyakit seperti HIV dan hepatitis B.
Selengkapnya → Jika Sudah 'Kenal', Perempuan Lebih Mudah Kecanduan Kokain

Pria Bisa Jadi Tak Subur Akibat Sakit Gigi

Diposting oleh admin

img

Jakarta, Kualitas sperma yang buruk dan ketidaksuburan pria bisa disebabkan oleh banyak hal. Yang mengejutkan, salah satu penyebab ketidaksuburan tersebut adalah sakit gigi dan infeksi mulut. Mengapa demikian?

Bakteri dalam air mani yang dikenal sebagai bacteriospermia, dapat hadir dalam air mani tanpa menyebabkan gejala apapun. Bakteri ini dapat membunuh sperma dan memberikan kontribusi lebih pada masalah motilitas (kemampuan untuk berenang) dan morfologi sperma (bentuk).

Infeksi pada gigi dan rongga mulut dapat menjadi salah satu penyebab bacteriospermia. Pada jurnal Andrologia, ditemukan bahwa pada 36 pasien yang mengalami bacteriospermia resisten terhadap antibiotik, semuanya disebabkan karena adanya bakteri di gigi dan rongga mulut di dalam air mani, seperti dilansir ncbi.nlm, Rabu (23/3/2011).

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Andrologia, spesialis kesuburan telah menemukan bahwa 109 orang yang mengunjungi klinik infertilitas mengalami sperma tidak steril dan 107 dari kelompok ini memiliki dua atau lebih sampel sperma yang mengandung mikroorganisme.

"Organisme anaerobik ditemukan pada 63,3 persen dari spesimen. Kami mengisolasi organisme spermisidal, karena kehadiran mikroorganisme dalam air mani dikaitkan dengan ketidaksuburan. Kehadiran organisme dalam air mani mungkin berkaitan dengan infeksi gynaecologic," jelas spesialis kesuburan dalam jurnal Andrologia.

Sperma diklasifikasikan sebagai benda asing pada sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga testis adalah situs kekebalan tubuh untuk memungkinkan sperma untuk hidup.

Karena penekanan ini, testis mungkin lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan hanya pria dengan fungsi kekebalan tubuh yang baik yang akan tetap dapat menghasilkan kualitas sperma yang baik.

Tak hanya pada pria, menurut American Academy of Periodontology, wanita dengan penyakit gusi lebih cenderung memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah dan prematur.

Ibu hamil yang memiliki penyakit periodontal tujuh kali lebih mungkin untuk memiliki bayi yang lahir terlalu dini dan terlalu kecil. Hal ini karena penyakit periodontal memicu peningkatan kadar cairan biologis yang menginduksi persalinan.

Bakteri gigi bisa ditemukan dalam cairan ketuban. Bakteri ini mungkin memiliki kemampuan untuk menyebabkan infeksi pada bayi yang belum lahir dan telah ditunjukkan memicu persalinan lebih awal.

Dari 26 wanita hamil dengan ancaman persalinan prematur, 8 diantaranya mengalami gingivitis dan 12 memiliki penyakit periodontal kronis. 8 dari pasien memiliki bakteri P. gingivalis yang telah menyerang rongga ketuban.
Selengkapnya → Pria Bisa Jadi Tak Subur Akibat Sakit Gigi

"Usut Teror Bom Ahmad Dhani yang Berbau Rekayasa

Diposting oleh admin on Selasa, 22 Maret 2011

Ahmad Dhani. (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Ketua LSM Hajar Indonesia, Farhat Abbas, mendesak kepolisian mengusut secara tuntas teror bom yang juga dialami oleh musisi Ahmad Dhani .

Pasalnya, kata dia, paket buku yang diduga bom tersebut dinilai berbau rekayasa. "Intinya, kita meminta kepada pihak kepolisian, untuk mengusut teror bom Ahmad Dhani yang cenderung berbau rekayasa," tegas Farhat saat dihubungi Okezone lewat telepon genggamnya, Senin (21/3/2011).

Atas dugaan inilah, Farhat Abbas melalui LSM Hajar Indonesia, akan melaporkan Ahmad Dhani . Namun hal apa yang akan dilaporkan, dia belum memastikannya.

"Pasal apa, belum tahu. Biar polisi mengembangkan. Intinya, kami meminta kepolisian agar transparan mengusut pelaku teror bom," kata dia.

Jika paket buku yang diduga bom di rumah Ahmad Dhani benar merupakan sensasi yang dibuat musisi tersebut, Farhat mengatakan bisa saja Dhani dikenakan pasal penipuan.

"Ya, bisa saja Dhani mungkin melakukan penipuan. Intinya, kami meminta kepolisian mengusut segera teror bom, khususnya paket buku yang diterima Ahmad Dhani ," pungkasnya.

Selengkapnya → "Usut Teror Bom Ahmad Dhani yang Berbau Rekayasa

Search