10 Tempat Tinggal Terbaik untuk Orang Autis

Diposkan oleh admin on Senin, 04 April 2011

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Orang dengan autis memiliki kemampuan terbatas untuk bersosialisasi sehingga butuh dukungan dan pengertian dari lingkungan sekitarnya.

Kesadaran untuk peduli orang dengan autis masih minim namun menurut sebuh survei setidaknya ada 10 tempat terbaik untuk tinggal para orang dengan autis.

Survei yang dilakukan organisasi sains dan adovokasi autis terbesar yakni Autism Speaks mencatat ada 10 kota terbaik di Amerika yang tingkat kepeduliannya tinggi terhadap penderita autis.

Seperti dilansir dari FoxNews, Minggu (3/4/2011) dari 48 negara bagian Amerika yang disurvei terdapat 10 tempat yang dinyatakan terbaik untuk orang autis yaitu:

  1. New York City
  2. Los Angeles
  3. Chicago
  4. Cleveland
  5. Philadelphia
  6. Boston
  7. Northern New Jersey
  8. Minneapolis/St. Paul
  9. Seattle
  10. Milwaukee

Sebanyak 83 responden yang merupakan penderita autis atau orangtua dari anak autis mengatakan meski belum maksimal namun kota-kota itu telah berusaha memberikan fasilitas dan layanan yang baik untuk orang autis.

Fasilitas yang dibutuhkan itu antara lain akses, layanan dan sumber daya untuk orang autis, perawatan medis, pendidikan untuk anak autis dan serta kesempatan orangtua bekerja bertemu anak yang dimasukkan di perawatan autis saat jam istirahat kantor.

Selain tempat terbaik, Autism Speaks juga mencatat tempat tinggal terburuk untuk anak autis karena kota besar tersebut memberikan respons negatif terhadap kebutuhan orang autis.

Padahal kota besar tersebut dinilai mampu memberikan fasilitas untuk orang autis. Kota terburuk tersebut adalah:

  1. Texas
  2. Virginia
  3. Tennessee
  4. Ohio
  5. Florida
  6. Michigan
  7. California

Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan AS atau Centers for Disease Control and Prevention mengatakan autis telah menjadi masalah kesehatan nasional yang serius yang dialami jutaan orang di AS. CDC menilai perlu perhatian dan kepedulian terhadap autis karena hingga kini penyebab dan cara menyembuhkan penyakit ini belum ditemukan.

"Tujuan kami melakukan survei ini untuk mendorong sejumlah komunitas, pembuat kebijakan dan para pemimpin tentang perlunya untuk bertindak dan membuat layanan dan fasilitas untuk anak autis," kata Mark Roithmayr, pimpinan dari Autism Speaks.

Autisme memang tidak bisa disembuhkan, tetapi bila dapat dideteksi dini autisme bisa ditangani hingga individu tersebut bisa terinteraksi layaknya orang lain yang normal, walaupun masih ada tanda-tanda autismenya.

Beberapa tanda autis bisa dideteksi mulai dari bayi lahir hingga anak berumur lima tahunan. Deteksi dini bisa mengurangi beban mental dan mempercepat penanganan anak autis.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Search

Memuat...