Kondisi Rumah yang Pas untuk Anak Alergi

Diposkan oleh admin on Minggu, 20 Februari 2011

img

Alergi sering terjadi pada anak terutama bila kekebalan tubuhnya rendah. Tapi meski memiliki alergi bukan berarti anak tak bisa hidup sehat, salah satu dengan memperhatikan kondisi rumah.

"Anak boleh punya alergi boleh punya asma, tapi harus tetap sehat," jelas Dr Zakiudin Munasir, SpA (K) dari Divisi Alergi-Imunologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, dalam acara Talkshow The 4th Annual Women's Health Expo 2011 di Gedung Smesco UKM, Jakarta, Sabtu (19/2/2011).

Alergi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Allon argon, yang artinya reaksi yang berbeda atau menyimpang dari normal terhadap berbagai rangsangan atau zat dari luar tubuh misalnya terhadap makanan, debu dan tungau, hewan, obat-obatan, asap rokok dan sebagainya.

Dr Zaki menyebutkan tiga hal utama yang harus dilakukan agar anak yang alergi tetap hidup sehat dan normal, yaitu:
  1. Menghindari pencetus dan memperbaiki lingkungan
  2. Mencari bantuan dokter
  3. Melakukan terapi imunologi

"Selain makanan anak paling sering alergi debu dan udara yang lembab. Tapi dengan membersihkan rumah dan menjauhkan barang-barang yang bisa menjadi alegen, maka hal itu tidak menjadi masalah," lanjut Dr Zaki.

Berikut beberapa cara yang diberikan Dr Zaki agar anak tetap sehat meski menderita alergi:
  1. Ganti taplak meja, gorden, sarung kursi dan peralatan lainnya dengan bahan yang mudah dibersihkan.
  2. Batasi hiasan rumah sesedikit mungkin atau pilih yang mudah dibersihkan.
  3. Jangan membawa potongan atau rangkaian bunga kedalam rumah, karena serbuk sarinya dapat mencetuskan alergi.

Lantai
  1. Jangan menggunakan karpet, lebih baik gunakan lantai keramik atau lantai kayu.
  2. Jika ingin menggunakan karpet, maka pilih yang berbulu pendek dan sering-seringlah dibersihkan. Tetapi disarankan untuk tidak menggunakan karpet.

Kamar tidur
  1. Gunakan bantal berbahan dakron dan kasur spring bed (bukan kapuk)
  2. Sarung bantal dan seprai berbahan katun yang mudah dicuci
  3. Cuci sarung bantal, selimut, dan seprai secara teratur menggunakan deterjen dan air hangat
  4. Usahakan dicuci sebersih mungkin tanpa menyisakan deterjen pada bahan tersebut
  5. Usahakan kamar tidur mendapatkan sinar matahari atau kelembaban kurang dari 50, karena tungau debu rumah dan jamur sulit tumbuh di daerah tersebut.

Kamar mandi
  1. Hindari timbulnya jamur dengan membersihkan tirai mandi serutin mungkin
  2. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi di ruangan tersebut
  3. Keringkan area yang lembab di ruangan tersebut.

Dapur
  1. Mudah timbul jamur karena suasana lembab
  2. Bersihkan tirai mandi serutin mungkin
  3. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi di ruangan tersebut
  4. Keringkan area yang lembab di ruangan tersebut
  5. Lemari es harus sering dibersihkan.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Search

Memuat...